
SRAGEN INDOGLOBENEWS.COM –Masih banyak pekerjaan rumah Pemerintah Daerah Sragen diantaranya jalan rusak, penerangan jalan, dan kemiskinan. Ini yang harus kita tuntaskan bersama bersinergi untuk Sragen lebih baik dan maju.
Penegasan itu disampaikan Bupati Sragen Sigit Pamungkas saat Safari Ramadhan dengan rangkaian kegiatan Dhuhur berjamaah di Masjid Al Huda, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, dan Ashar berjamaah di Masjid Al Hadi, Desa Dukuh, Kecamatan Tangen,.
Dalam kegiatan safari Ramadhan tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus penyampaian langsung prioritas pembangunan daerah kepada masyarakat.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyampaikan, terdapat 136 titik jalan rusak di Kabupaten Sragen di luar kerusakan akibat cuaca ekstrem. Ia menambahkan, perbaikan akan dilakukan bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

“Dengan alokasi sekitar Rp100 miliar per tahun, perbaikan besar dapat dituntaskan dalam tiga tahun. Kami mohon pengertian apabila belum seluruh ruas tertangani tahun ini,” ujarnya.
Di sektor penerangan jalan umum (PJU), dari kebutuhan sekitar 23 ribu titik, baru terpenuhi 10 persen. Bupati Sigit menyebut pemenuhan akan dilaksanakan secara bertahap mulai 2027 guna mendukung keamanan dan aktivitas perekonomian warga masyarakat.
“Ini Pekerjaan Rumah kita bersama. Kita mulai sedikit demi sedikit agar keamanan dan aktivitas ekonomi warga lebih terdukung,” tegasnya
Dalam upaya pengentasan kemiskinan, Pemkab Sragen menggulirkan sejumlah program, antara lain pembebasan PBB untuk kategori tertentu, Sekolah Rakyat, seragam gratis SD–SMP, beasiswa perguruan tinggi, serta pelatihan dan magang ke Jepang bagi keluarga prasejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Baznas Kabupaten Sragen menyalurkan 600 paket sembako kepada masyarakat.
Salah satu penerima, Sulastri, warga Desa Dawung, mengaku bantuan itu membantu memenuhi kebutuhan selama Ramadhan.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” harapnya (Wah)

