
SRAGEN INDOGLOBENEWS. COM– Suasana sore hari di kawasan Jembatan Butuh, jalur Masaran–Pilang, Sragen, berubah jadi lautan pemburu takjil setiap bulan Ramadan. Ratusan warga tumpah ruah memadati sisi jalan demi berburu hidangan berbuka.
Beragam aneka takjil tersedia, mulai dari yang ringan seperti kolak, es buah, gorengan hangat, hingga makanan berat siap santap. Namun ada satu yang paling jadi primadona: pentol bakar mercon Mbak Maya.

Aroma saus bakar yang khas langsung menyeruak di udara. Rasanya? Manisnya pas, pedasnya nampol, bikin nagih! Tak heran, pembeli rela antre panjang.
Menariknya lagi, bukan hanya warga sekitar. Bahkan ada pembeli yang datang jauh-jauh dari Boyolali hanya untuk mencicipi sensasi pedas mantap pentol bakar ini.

Menurut Mbak Maya, sebelum azan Magrib berkumandang, dagangannya hampir selalu habis terjual.
“Biasanya belum Magrib sudah ludes. Alhamdulillah, berkah Ramadan,” ujarnya sambil tersenyum.

Sayangnya, karena cepat habis, tak sedikit pembeli yang harus pulang dengan rasa kecewa. Namun hal itu justru membuktikan betapa ramainya kawasan takjil di Jembatan Butuh ini.
Ramadan memang membawa keberkahan tersendiri. Para pedagang sumringah, pembeli pun bahagia. Suasana penuh keakraban, canda tawa, dan aroma makanan yang menggoda membuat sore di Jembatan Butuh terasa begitu hidup.
Inilah indahnya Ramadan rezeki mengalir, silaturahmi terjalin.(HS)

