
poto Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyerap aspirasi masyarakat dalam acara safari ramadhan di masjid Baitul Yusuf Ngrowo Pilangsari Ngrampal Sragen _(++ wh++)
SRAGEN INDOGLOBENEWS .COM –Rangkaian kegiatan bulan ramadhan Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyerap aspirasi masyarakat saat kegiatan Tarawih Keliling dalam Safari Ramadan 1447 H yang digelar di Masjid Baitul Yusuf, Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Senin malam. Dalam kegiatan tersu7ebut, warga Dukuh Ngrowo menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang kerap tergenang saat hujan serta mengusulkan pengecoran ruas jalan Ngrowo–Meri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Suroto, Sekretaris Daerah Hargiyanto, jajaran pemerintah daerah, serta unsur Forkopimcam setempat.
Perwakilan warga menyampaikan ruas jalan Ngrowo–Meri perlu segera dilakukan pengecoran karena kondisinya lebih rendah dibandingkan jalan di sekitarnya sehingga sering tergenang saat hujan deras. Selain itu, takmir masjid juga mengusulkan perbaikan halaman Masjid Baitul Yusuf yang masih berupa tanah sehingga menjadi becek ketika hujan dan mengganggu aktivitas jamaah.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyampaikan kegiatan Safari Ramadan menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung.
“Safari Ramadan ini menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung,” ujar Bupati Sigit.

Ia menjelaskan masih banyak ruas jalan di Kabupaten Sragen yang membutuhkan perbaikan dengan kebutuhan anggaran yang cukup besar.
“Seluruh jalan rusak yang perlu diperbaiki di Kabupaten Sragen ada 136 titik. Kalau dianggarkan membutuhkan biaya sekitar Rp 300 miliar,” jelasnya.
Menurutnya, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran perbaikan jalan setiap tahun dan akan menambahnya secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Selain perbaikan jalan, Pemerintah Kabupaten Sragen juga memprioritaskan pembangunan penerangan jalan umum di berbagai wilayah karena masih banyak ruas jalan yang belum memiliki penerangan memadai.
“Masih banyak jalan yang gelap. Insyaallah akan kita anggarkan pembangunan lampu penerangan jalan secara bertahap,” katanya.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas juga menyampaikan sejumlah program pemerintah daerah yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu, di antaranya pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), perbaikan rumah tidak layak huni, pendidikan gratis, hingga beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Kami membuat kebijakan supaya masyarakat yang tidak mampu bisa lebih sejahtera, mulai dari pembebasan PBB, perbaikan rumah tidak layak huni, sampai pendidikan gratis,” ujarnya.
” Tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Burhan Kamaluddin. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa segala sesuatu yang dimiliki manusia pada hakikatnya merupakan amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.
“Jabatan, harta, dan kedudukan adalah amanah. Semua akan dimintai pertanggungjawaban, sehingga harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tutur Ustadz Burhan.
Melalui kegiatan Tarawih Keliling dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 H tersebut, diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menjadi sarana penyampaian aspirasi secara langsung guna mendukung pembangunan di Kabupaten Sragen.( wah )

