
Indoglobenews, KBB – “Kami ingin memastikan bahwa setiap regulasi yang lahir di tingkat provinsi selaras dengan kebutuhan di tingkat kabupaten/kota. Kolaborasi dengan DPRD KBB ini moment penting untuk memotret tantangan nyata di lapangan berupa pengelolaan sampah berbasis komunitas dan perlindungan lingkungan hidup,” ujar Ketua Bapemperda DPRD Jawa Barat Sugianto Nangolah.
Penegasan ini terlontar di Gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam suasana diskusi intensif mengenai praktik baik pengelolaan sampah. Mengingat karakteristik wilayah KBB yang memiliki tantangan lingkungan yang unik sebagai daerah penyangga dan kawasan wisata saat kunjungan Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Barat, Kamis (26/3/2026).
Upaya tersebut merupakan intensitas mematangkan penyusunan regulasi strategis yang terfokus pada sinkronisasi kebijakan tata kelola sampah dan optimalisasi fungsi legislasi daerah. “Fokus kunjungan Bappemperda DPRD Jabar ke DPRD KBB memperkuat regulasi tata kelola lingkungan,” ucap Sugianto Nangolah.

Ia menekankan, kunjungan ini merupakan langkah krusial agar raperda yang sedang digodok memiliki landasan empiris yang kuat, mengingat karakteristik wilayah Kabupaten Bandung Barat memiliki tantangan lingkungan yang unik sebagai daerah penyangga dan kawasan wisata.
Lanjut Sugianto, Kabupaten Bandung Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan sistem pengolahan sampah mandiri. Hasil pertemuan ini akan menjadi bahan pengayaan materi dalam penyempurnaan raperda guna menciptakan sistem pembentukan peraturan daerah yang lebih berkualitas, aplikatif, dan mampu menjawab tantangan lingkungan masa kini.

Dengan adanya sinergi antar-lembaga legislatif ini, diharapkan tercipta regulasi yang tidak hanya kuat secara hukum, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat Jawa Barat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap regulasi yang lahir di tingkat provinsi selaras dengan kebutuhan di tingkat kabupaten/kota. Kolaborasi dengan DPRD KBB ini sangat penting untuk memotret tantangan nyata di lapangan, terutama dalam hal pengelolaan sampah berbasis komunitas dan perlindungan lingkungan hidup. Tentunya kami berharap akan terwujud regulasi yang komprehensif bagi kepentingan masyarakat Jawa Barat,” ujar Sugianto. (ZL/IGN Jabar)
