
Jonggol Indoglobe new.Com. Selasa 24 Maret 2026.
Pada suatu hari saya mengunjungi Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor, tepatnya di depan area alun-alun kecamatan Jonggol. Tempat yang seharusnya menjadi ruang publik yang nyaman justru terlihat kotor, sampah berserakan, dan jauh dari kata terawat.

Di sisi lain, para pedagang kaki lima di sana tetap menjalankan kewajiban mereka. Setiap hari mereka membayar iuran kebersihan sebesar Rp20.000. Bukan angka kecil bagi mereka yang mencari nafkah dari hari ke hari. Namun yang menjadi pertanyaan, ke mana hasil iuran tersebut? Karena kondisi di lapangan tidak mencerminkan adanya pengelolaan kebersihan yang layak.

Ini bukan hanya tentang sampah yang terlihat, tapi tentang amanah yang seharusnya dijaga. Tentang kepercayaan masyarakat yang tidak boleh diabaikan.

Kepada para pejabat dan pihak berwenang di Kecamatan Jonggol, ini adalah suara kecil dari masyarakat yang berharap didengar. Semoga ada tindakan nyata, evaluasi yang serius, dan perubahan yang benar-benar dirasakan.

Karena lingkungan yang bersih bukan hanya tanggung jawab masyarakat, tapi juga cerminan kepedulian dan kinerja para pemangku kebijakan.

Warga masyarakat sekitarnya sangat prihatin dengan kondisi alun-alun yang kurang ke urus dalam kebersihannya ada beberapa pedagang kaki Lima sekitar alun-alun tsb memberikan dalam ujarnya ke awak media sangat pentingnya di tingkatkan fasilitas lingkungan alun-alun biar kedepannya semakin baik bersih dan nyaman ketika ada warga masyarakat dari luar dari warga masyarakat Jonggol maupun warga masyarakat Jonggol sekiranya tentunya akan semakin nyaman jika alun-alun Jonggol bersih dan nyaman lingkungan dalam berkunjung atau beristirahat di alun-alun tersebut saya sangat dengan hormat kepada bapak Kecamatan Jonggol untuk lebIh kepedulian terhadap lingkungan alun-alun demi kenyamanan warga masyarakat Jonggol.
Itulah salah satu warga masyarakat yang menyampaikan terkait mengenai kebersihan.
Jurnalis indoglobe new.
